KabarHarapan.com – Jakarta semakin berbenah. Untuk memperingati HUT ke-498 Kota Jakarta bertema “Jakarta Kota Global dan Berbudaya”, Pemprov DKI Jakarta melakukan revitalisasi besar-besaran di kawasan Blok M.
Dengan wajah baru, kawasan ini kini dikenal sebagai Blok M Hub, pusat transportasi dan ruang publik yang dirancang beroperasi selama 24 jam.
“Maka untuk itu saudara-saudara sekalian, kami betul-betul ingin membuat Blok M Hub ini menjadi hub yang hidup 24 jam,” ujar Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam acara peresmian di Blok M, Sabtu lalu (24/05).
Keputusan ini diambil agar Blok M bisa menjadi magnet baru bagi aktivitas warga Jakarta yang dinamis.
Bagian dari proyek revitalisasi ini mencakup pembangunan trotoar sepanjang 1,3 kilometer yang ramah bagi difabel.
Tidak hanya itu, area ini juga dilengkapi fasilitas transportasi modern, seperti dua rute baru Transjabodetabek—Alam Sutera-Blok M dan PIK-Blok M. Bus ini sudah melayani ribuan penumpang setiap hari dan bahkan gratis untuk 15 golongan tertentu.
“Termasuk yang sekarang sudah dibebaskan untuk Transjakarta… ini merupakan sesuatu yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya,” tambah Pramono.
Pemprov juga membuka Taman Literasi Martha Tiahahu selama 24 jam, menjadi salah satu pionir ruang hijau dengan waktu operasional nonstop.
Ke depannya, taman-taman lain seperti Taman Leuser, Ayodya, dan Langsat akan digabung menjadi ruang hijau terpadu seluas 6,2 hektare yang juga dibuka 24 jam.
Fasilitas jogging track akan menjadi daya tarik utama, memberikan alternatif aktivitas luar ruang bagi warga Jakarta.
Selain taman dan transportasi, Blok M Hub juga disiapkan sebagai pusat kegiatan publik dengan berbagai pengembangan baru, termasuk area kuliner dan gedung ASEAN yang akan menjadi bagian penting dari transformasi ini.
Dengan konsep ini, Blok M diharapkan mampu menarik minat tidak hanya warga lokal, tetapi juga wisatawan asing, sejalan dengan visi Jakarta sebagai kota global.
Pemerintah menargetkan seluruh proyek revitalisasi ini rampung pada Oktober 2025. Blok M tak lagi hanya dikenal sebagai pusat perbelanjaan, tetapi juga sebagai ruang publik inklusif yang siap menjadi ikon baru Jakarta.
Transformasi ini sekaligus menjadi simbol semangat Pemprov DKI Jakarta dalam menciptakan kota yang nyaman, modern, dan berbudaya. HUT ke-498 Kota Jakarta tidak hanya menjadi perayaan, tetapi juga awal dari perubahan besar menuju masa depan yang lebih cerah. Selamat ulang tahun, Jakarta!

