KabarHarapan.com – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meresmikan Terminal Khusus Haji dan Umrah di Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, pada Minggu (04/05).
Peresmian ini menjadi tonggak penting dalam upaya memberikan pelayanan terbaik kepada para jamaah haji dan umrah Indonesia.
Dalam prosesi peresmian, Presiden Prabowo didampingi sejumlah pejabat penting dari dalam negeri serta perwakilan dari Arab Saudi.
Acara dimulai dengan penekanan tombol sirine oleh Presiden, diikuti dengan penandatanganan prasasti sebagai simbol resmi dibukanya Terminal Khusus Haji dan Umrah.
“Hari ini, saya mendapat kehormatan besar untuk meresmikan Terminal Khusus Haji dan Umrah, Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno Hatta,” ujar Presiden dalam sambutannya dikutip pada Senin (05/05).
Ia menyampaikan apresiasi atas hasil revitalisasi bandara, termasuk penyelesaian terminal khusus ini. Menurut Presiden, keberadaan terminal ini merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap kenyamanan jamaah haji dan umrah, terutama mereka yang berusia lanjut.
Terminal Khusus Haji dan Umrah dirancang untuk memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman dan efisien bagi para calon jamaah.
Salah satu fitur utama adalah penerapan jalur khusus bernama Makkah Route. Jalur ini memungkinkan jamaah untuk menyelesaikan proses imigrasi Arab Saudi langsung di Bandara Soekarno Hatta sebelum berangkat ke tanah suci.
Sebanyak 10 konter imigrasi khusus telah disediakan untuk melayani para jamaah. Melalui fasilitas ini, jamaah akan langsung mendapatkan stempel dari otoritas Arab Saudi.
Dengan demikian, setibanya di Arab Saudi, mereka tidak perlu lagi mengantre di konter imigrasi, yang sebelumnya menjadi salah satu kendala dalam perjalanan ibadah.
“Pemerintah ingin memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah. Banyak dari mereka adalah orang tua yang membutuhkan perhatian khusus. Terminal ini dirancang untuk memastikan kenyamanan dan kelancaran proses keberangkatan,” jelas Presiden.
Setelah prosesi peresmian, Presiden Prabowo melanjutkan dengan mengunjungi sejumlah fasilitas di Terminal 2F untuk memastikan kesiapan layanan bagi para jamaah haji Indonesia.
Dalam acara tersebut, Presiden didampingi oleh sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, termasuk Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Agama Nasaruddin Umar, dan Menteri BUMN Erick Thohir.
Hadir pula Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta Gubernur Banten Andra Soni dan Wali Kota Tangerang Sachrudin.
Kehadiran para pejabat tinggi ini menunjukkan komitmen bersama untuk mendukung pelayanan terbaik bagi jamaah haji dan umrah.
Revitalisasi Terminal 2F menjadi Terminal Khusus Haji dan Umrah ini diharapkan mampu memperkuat reputasi Indonesia sebagai negara dengan jumlah jamaah haji terbesar di dunia.
Pemerintah berupaya memastikan seluruh proses keberangkatan jamaah, mulai dari imigrasi hingga fasilitas pendukung lainnya, berjalan lancar dan efisien.
Dengan berbagai inovasi yang diterapkan, termasuk jalur Makkah Route, Terminal Khusus Haji dan Umrah siap menjadi standar baru pelayanan jamaah haji di Indonesia. Presiden Prabowo berharap terminal ini menjadi simbol kemajuan dalam pelayanan ibadah haji dan umrah di tanah air.
“Kami berharap fasilitas ini dapat memberikan pengalaman yang lebih baik bagi jamaah haji dan umrah, serta menjadi inspirasi bagi pengembangan layanan serupa di masa depan,” tutup Presiden Prabowo dalam sambutannya.

